Kue Kering Khas Bali

kue kering khas tradisional bali

Mendengar kue kering biasanya yang terbayang adalah Kastengel, Nastar, dsb. Padahal masyarakat bali memiliki kue kering yang khas dan unik.

Kue kering khas Bali biasanya dibuat dengan cara digoreng, dan lebih tahan lama. Adapun jenis kue kering yang bisa anda beli pasar – pasar tradsional Bali antara lain :

  1. Kuping Gajah  dibuat dari adonan tepung terigu, telur, gula, gula aren dan santan. Dua jenis adonan (berwarna putih dan berwarna coklat) digulung menjadi satu kemudian diris kecil-kecil. Setelah itu digoreng.
  2. Gopel adalah jaja abug yang dikeringkan dengan cara dijemur. Berbahan campuran beras, ketan dan parutan kelapa yang dikukus lalu sedikit dihaluskan dengan cara ditumbuk kemudian dikukus lagi hingga matang. Setelah itu dijemur hingga benar – benar kering.
  3. Jaja Sengait dibuat dari irisan ubi jalar yang berbentuk stick kecil. Irisan tersebut digoreng lalu dicetak berbentuk lingkaran bersama gula aren sebagai perekatnya. Jajanan ini juga dikenal dengan nama cakar ayam.
  4. Jenis kue kering tradisional Bali yang lain adalah jaja saga, jaja mako (jaring), jaja ilut, dan lainnya.

Sumber : http://www.artibali.com/2012/09/tiga-jenis-kue-jajanan-tradisional-bali.html

About these ads
This entry was posted in Tentang Bali and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s